kisah nabi danial alaihissalam
AlQuran menceritakan kisah Nabi Nuh dalam 43 ayat dari 28 surah di antaranya surah Nuh dari ayat 1 sehinga 28, juga dalam surah "Hud" ayat 27 sehingga 48 yang mengisahkan dialog Nabi Nuh dengan kaumnya dan perintah pembuatan kapal serta keadaan banjir yang menimpa di atas mereka. Pengajaran Dari Kisah Nabi Nuh A.S.
KisahNabi Zulkifli Alaihissalam Riwayat Zulkifli sedikit sekali disebutkan dalam Al-Qur'an. Menurut Mufassirin, nama aslinya ialah Basyar. Ia adalah putra Nabi Ayub yang lolos dari reruntuhan rumah Nabi Ayub yang menewaskan anak-anak semua Anak Nabi Ayub. Atlas Sejarah Para Nabi dan Rasul, Mendalami Nilai-nilai Kehidupan yang Dijalani Para
SilsilahNabi Muhammad ﷺ hingga Nabi Adam Alaihissalam. Seperti kita tahu, artikel yang sekarang Kita baca adalah Artkel berseri tentang kisah Nabi Muhammad ﷺ, yang kami salin dari Sirah Nabawiyah yang ada di Group WA, dan untuk melengkapi silsilah ini kami tuliskan silsilah yang lengkap dari sumber lain.
KisahNabi Adam Alaihissalam yang Turun Dari Surga Setelah mengambil tanah dari bumi, lalu Israil mengadap Allah SWT. kemudian Allah SWT. berfirman : "Wahai Israil, Engkau yang Ku tugaskan untuk mengambil tanah dan kelak engkau pula yang Aku tugaskan untuk mencabut nyawa manusia".
PalajaranDari Kisah Taubatnya Nabi Adam Alaihissalam. Allah ﷻ menyebutkan kisah yang terjadi antara Adam dan Iblis di dalam Al Qur'an pada 7 tempat; dalam Surat Al Baqarah ayat 34-38; Surat Al A'raf : 11-22; Surat Al Hijr : 29-32; Surat Al Isra : 61-65; dalam Surat Al Kahfi : 50; Surat Thaha : 116-123 dan pada Surat Shad ayat 67-85.
Site De Rencontre Homme Riche Gratuit. Di dalam kitab suci AL-Quran, Allah menjelaskan bahwa ada sebagian kisah nabi yang diceritakan, sedangkan sebagiannya lagi tidak, salah satunya adalah kisah tentang Nabi Danial. Nama tersebut boleh jadi sangat asing karena ia termasuk dalam daftar nabi, bukan rasul yang jumlahnya 25. Danial adalah seorang nabi dari keturunan Bani Israil. Ia diberi panduan berupa Kitab Daniel. Kitab ini salah satu pedoman perjanjian lama sebelum diubah. Secara garis keturunan, Danial adalah anak cucu Nabi Dawud yang hidup pada tahun 620 SM hingga 538 SM. Kisah tentang kehidupannya memang tidak diceritakan di dalam Al-Quran, tetapi namanya sangat dikenal khususnya pada masa penaklukan Iskandariyah pada masa Khalifah Umar bin al-Khaththab. Ilustrasi Nabi Danial [Sumber gambar]Seperti kebanyakan para utusan dan penyampai wahyu lain, Danial yang menyeru kepada kebaikan setelah wafatnya nabi Musa juga mendapat perlakuan sama. Ia didustakan oleh kaumnya, bahkan dicyduk dan diadili oleh raja Nebukadnezar –penguasa saat itu- untuk kemudian diberikan kepada singa yang lapar dan telah dilatih sebelumnya untuk menghabisi nyawa manusia. Namun, pertolongan Tuhan memang tak pernah datang terlambat. Meskipun secara kodrat singa adalah makhluk yang buas, ketika dihadapakan dengan Danial mereka menjadi tunduk dan tidak liar. Selama beberapa waktu terdampar di dalam sumur bersama singa, Danial tetap bisa bertahan hidup, sampai seorang nabi bernama Armiya diutus untuk menyelamatkannya. Masjid Nabi Danial, Irak [Sumber gambar]Dalam versi cerita ulama, Danial mengabadikan gambarnya dan singa yang menemaninya itu pada permata cincin agar dia tidak lupa akan nikmat Allah atasnya diriwayatkan oleh Ibnu Abu Dunya dengan sanad hasan. Setelah menyampaikan dakwah, Nabi Danial meninggal dan makamnya diperkirakan ada di Benteng Kirkuk di kota Kirkuk, Irak. Ada sebuah masjid yang dibangun di atas kubur itu. Sebelumnya, pada zaman sahabat, jenazah Nabi Danial ditemukan dalam sebuah tempat bersembunyi yang dikunci dengan gembok besi pasca Iskandariyah dikalahkan. Setelah dilihat, Ali bin Abi Thalib meyakini bahwa jenazah tersebut adalah Nabi Danial. Melihat hal tersebut, Umar Ibn Khattab meminta untuk dikafani ulang dan dikuburkan di tempat makam yang sekarang. Di atasnya kemudian didirikan sebuah masjid yang diberi nama Masjid Danial. Itulah sejarah singkat mengenai ketaatan Nabi Danial. Walaupun sudah didustakan umatnya, dibuang oleh raja yang durhaka, pada akhirnya ia tetap dihormati dan namanya abadi dalam sejarah. Memang, Allah selalu punya jalan untuk menolong hambanya yang membutuhkan pertolongan.
Dari ribuan nabi yang diturunkan Allah Swt, terdapat salah satu nabi yang kisahnya cukup menarik. Dialah Nabi Daniel yang diturunkan untuk membimbing kaum Bani Israil. Akan tetapi, makamnya harus disembunyikan dari semua orang untuk mencegah kemusyrikan. Dikisahkan, Nabi Daniel gugur dalam perjuangan jihadnya melawan bangsa Tartar di daerah Hurmuzan. Akan tetapi, jasad Nabi Daniel baru ditemukan 300 tahun kemudian oleh sahabat Abu Musa Al-Asy'ari di Baitul Mal, Hurmuzan. Uniknya, meski Nabi Daniel telah meninggal selama ratusan tahun, jasadnya sama sekali tidak rusak dan tidak membusuk sedikit pun sehingga dapat langsung diidentifikasi. Adalah Abu Musa Al-Asy'ari yang ketika menemukan jasad tersebut langsung mengirim sebuah surat kepada sahabat Umar bin Khattab yang waktu itu menjadi khalifah. baca juga Pimpinan KPK Benarkan Eks Wali Kota Cimahi Jadi Tersangka Lagi 5 Fakta Juru Bahasa Isyarat Winda Utami, Bekerja Sambil Berjoget Lagu Ojo Dibandingke Anies Klaim 85 Persen Rumah Tinggal di Jakarta Bebas Pajak Mendapat kabar penemuan jasad dari sahabat Abu Musa Al-Asy'ari, Umar bin Khattab lantas membalasnya dan memerintahkan agar jasad itu disembunyikan dari orang-orang. Ibnu Taimiyyah menjelaskan balasan surat Umar bin Khattab itu, "Pada siang hari, galilah 13 lubang kubur kemudian makamkanlah pada malam hari di salah satu lubang tersebut. Sembunyikan kuburannya agar tidak menimbulkan fitnah disembah-sembah dan dikeramatkan oleh manusia.” Kisah ini juga diriwayatkan oleh Ibu Abi Syaibah dari sahabat Anas, "Tatkala mereka Abu Musa Al-Asy’ari menaklukan Tustur, mereka menemukan jasad seseorang yang hidungnya panjang. Penduduk Hurmuzan beristi'anah meminta bantuan dan meminta hujan dengan perantara jasad tersebut. Abu Musa pun segera menulis surat yang ditujukan kepada sahabat Umar bin Khattab. Umar lantas membalas surat tersebut, "Sesungguhnya jasad itu adalah nabi di antara para nabi. Api tidak akan membakar jasad para nabi dan bumi tidak akan merusaknya. Hendaklah engkau dan salah seorang sahabatmu menguburkannya di tempat yang tidak ada seorang pun yang mengetahuinya kecuali kalian berdua." Kemudian aku dan Abu Musa Al-Asy’ari pergi untuk menguburkannya.” HR. Ibnu Abi Syaibah dengan sanad sahih Sementara itu, Ibnu Katsir mengatakan bahwa jasad yang ditemukan itu jelas Nabi Daniel. Hal itu dibuktikan dari waktu kematian dan kabar mengenai kapan masa hidupnya. Dalam Al-Bidayah Wan Nihayah dikatakan oleh Ibnu Katsir, "Waktunya perkiraan lamanya meninggal dekat dengan waktu kehidupan Nabi Daniel. Jika begitu, bisa dipastikan itu adalah Nabi Daniel karena sesuai dengan perkiraannya lama meninggal dan waktu ditemukan jasadnya." Sedangkan dalam riwayat lain, Al-Baihaqi berkata, "Dari Khalid bin Dinar dari Abu 'Aliyah, "Aku berkata kepada Abu Aliyah, Apa yang kalian lakukan pada jasad Nabi tersebut?’. Abu 'Aliyah menjawab, 'Kami menggali kubur di sungai airnya dibendung dahulu sebanyak 13 lubang kubur yang terpisah-pisah. Ketika malam hari, kami menguburkannya dan kami ratakan semua kubur tersebut agar orang-orang tidak mengetahui dan tidak menggalinya kembali." Wallahu a'lam.[]
home nabi daniel Hikmah Sabtu, 11 Desember 2021 - 1211 WIB Nabi Daniel memiliki dua nubuat. Pertama, mengabarkan akan datangnya al-Masih Isa bin Maryam, dan kedua, nubuat tentang kemunculan baginda Nabi Muhammad SAW. Hikmah Selasa, 14 Desember 2021 - 1646 WIB Jasad Nabi Daniel ditemukan pada saat pasukan Muslim melakukan penaklukan kota Tustar. Setelah dimandikan dan disholatkan, jasad itu kemudian dikebumikan. Hikmah Rabu, 15 Desember 2021 - 1715 WIB Pada saat ditemukannya jasad Nabi Daniel, di tempat yang sama juga ditemukan sebuah mushaf, bejana yang berisi lemak, uang sebanyak dirham, dan sebuah cincin. Hikmah Jum'at, 17 Januari 2020 - 2150 WIB Syeikh Ahmad Al-Mishri ulama asal Mesir yang menetap di Jakarta mengulas kisah dua Nabi yang merupakan anak keturunan Nabi Ibrahim alaihis salam AS. Hikmah Sabtu, 14 Januari 2023 - 1539 WIB Kisah pertemuan Nabi Musa alaihissalam dengan Nabi Muhammad SAW saat Isra Miraj menyimpan hikmah dan pelajaran berharga. Simak kisahnya berikut ini. Hikmah Senin, 20 September 2021 - 1715 WIB Kisah Nabi Daniel dilempar ke kandang singa oleh Raja Nebukadnezar adalah buah ketakwaan dan kesabaran utusan Allah SWT. Nabi Daniel adalah salah seorang dari 124 ribu nabi. Hikmah Sabtu, 11 Januari 2020 - 0515 WIB Ismail adalah salah seorang Nabi yang merupakan putra tercinta Nabi Ibrahim alaihissalam AS. Beliau disebut dalam Al-Quran dalam 12 ayat atau 12 tempat. Dunia Islam Sabtu, 21 Januari 2023 - 1038 WIB Michael H Hart memasukkan Nabi Isa as dalam urutan ke-3 sebagai tokoh berpengaruh dalam sejarah, di bawah Nabi Muhammad SAW 1 dan Isaac Newton 2. Apa dasarnya? Hikmah Selasa, 28 Maret 2023 - 1937 WIB Setelah para saudaranya dimaafkan oleh Nabi Yusuf, mereka saling berbicara dan bercengkrama. Sampailah pada cerita ayahnya yang mengalami masalah dalam penglihatannya. Dunia Islam Jum'at, 30 September 2022 - 0510 WIB Jumlah marga keturunan Nabi Muhammad shollallohu alaihi wasallam ada sekitar 114 marga tersebar di berbagai negara di dunia. Berikut nama dan asal-usulnya. Hikmah Selasa, 02 Februari 2021 - 1634 WIB Ketika mengemban risalah kenabian, Nabi Sulaiman alaihissalam menundukkan Kerajaan Saba yang dipimpin Ratu Balqis Binti Syarahil. Berikut kisahnya. Hikmah Sabtu, 28 Januari 2023 - 0948 WIB Nabi Muhammad SAW pernah menceritakan kisah perdebatan antara Nabi Adam dan Nabi Musa. Dalam perdebatan itu, Nabi Musa menyalahkan Nabi Adam sebab karena perbuatannya menyebabkan umat manusia keluar dari surga. Hikmah Sabtu, 16 Mei 2020 - 1553 WIB Nabi Ishaq mempunyai anak kembar Yaqub dan kembar ini saling bersaing dan bersengketa. Konflik ini membuat salah satu harus pergi. Hikmah Sabtu, 10 Juni 2023 - 0903 WIB Nabi Isa as berdoa kepada Allah untuk diberi rezeki. Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan yang dimaksud ialah rezeki yang mudah diperoleh tanpa susah payah. Hikmah Kamis, 02 Juli 2020 - 0854 WIB Ketika malaikat maut datang, Adam berkata, bukankah umurku masih tersisa empat puluh tahun? Adam lupa telah memberikan 40 tahun umurnya kepada Nabi Daud. Hikmah Jum'at, 05 November 2021 - 1416 WIB Samson adalah Nabi tanpa pengikut yang membawa pedang di padang Mahsyar. Orang Ibrani menyebutnya Simson. Sedangkan orang Arab Samun. Nama ini diinggriskan menjadi Samson. Hikmah Rabu, 09 Maret 2022 - 1657 WIB Nabi Yunus as diriwayatkan sebagai nabi yang marah. Ada dua pendapat mengenai kapan Yunus marah kepada Allah. Pertama, sebelum ia berdakwah dan kedua, setelahnya.. Hikmah Sabtu, 25 April 2020 - 0505 WIB Kisah Nabi Muhammad shallalalhu alaihi wa sallam SAW mengganjal perutnya yang mulia dengan batu merupakan satu kejadian yang membuat para Sahabat terperangah. Hikmah Jum'at, 07 Oktober 2022 - 2332 WIB Detik-detik kelahiran Nabi Muhammad shollallohu alaihi wasallam bukan peristiwa biasa. Alam semesta bersuka cita, semua penduduk langit dan bidadari Surga ikut bergembira. Hikmah Selasa, 09 Maret 2021 - 1304 WIB Aku menangis, karena ada orang yang lebih muda diutus setelahku, tapi umatnya lebih banyak yang masuk surga daripada umatku, jawab Nabi Musa menyesal.
Muslimahdaily - Ada banyak nabi yang namanya tak ada dalam deretan 25 Nabi. Nabi Daniyal Daniel hanyalah salah satunya. Ada kisah menarik dari sang nabi tentang kehidupannya di negeri Babilonia. Berikut kisahnya. Suatu hari Raja Babilonia, Nebukadnezar bermimpi melihat sebuah patung raksasa. Patung itu berkepala emas, lengannya dari perak, tubuhnya dari tembaga, dan kakinya dari besi. Namun patung itu hancur berserakan hanya karena sebuah batu. Sang raja pun penasaran dengan mimpinya. Ia lalu mencari para penafsir mimpi di seluruh penjuru negeri. Namun tak ada satu pun yang bisa menafsirkannya. Singkat cerita, ia mengetahui seorang pemuda bernama Daniyal yang pandai menafsirkan mimpi. Dibawalah sang nabi ke hadapan raja. Nabi Daniyal kemudian menafsirkan mimpi tersebut bahwasanya patung itu merupakan tanda penguasa yang akan silih berganti. Emas merupakan Babilonia yang kemudian akan hancur digantikan Kerajaan Persia sebagai perak, lalu Kerajaan Yunani sebagai tembaga, dan Kekaisaran Romawi sebagai besi. Namun seluruh penguasa itu akan berakhir dengan kehancuran. Jawaban Nabi Daniyal pun memuaskan raja. Ia kemudian diangkat menjadi penasihat kerajaan. Namun kecerdasan Nabi Daniyal membuat perangkat kerajaan merasa iri dan dengki. Mereka pun membuat beragam fitnah tentang Nabi Daniyal. Raja dipengaruhi agar mempercayai fitnah tersebut dan membenci penasihatnya. Makar itu pun berhasil, Nabi Daniyal dihadapkan pada hukuman raja. Sebuah lubang besar dibuat para pengawal kerajaan. Dua ekor singa kemudian di taruh di dalamnya. Raja kemudian memerintahkan para pengawal untuk memasukkan Nabi Daniyal ke lubang singa. Singa-singa yang lapar itu mengaum melihat mangsa. Namun keajaiban datang dari Allah Ta’ala. Tiba-tiba dua ekor singa itu terdiam dan mengatupkan mulut mereka. Bagai bertemu majikan, singa itu menjilati Nabi Daniyal layaknya hewan peliharaan. Baca Juga Kisah Rasulullah Tentang Sebuah Bahtera Yang Berlubang Dua ekor raja hutan tersebut menjadi sangat patuh pada sang nabi. Allah lah yang memerintahkan kepada singa. Rabb pula yang mengabulkan doa Nabi Daniyal yang meminta perlindungan. Namun masalah lain datang. Berhari-hari Nabi Daniyal ada di lubang bersama dua ekor singa. Tak ada makanan ataupun minuman di sana. Sang nabi pun kelaparan dan kehausan tak terkira. Allah lalu memberikan keajaiban lain kepada manusia pilihan-Nya. Diutuslah Nabi Yeremia, nabi Allah lain yang ada di Yerusalem, untuk mengirimkan makanan kepada Nabi Daniyal. Namun saat menerima perintah tersebut, Yeremia kebingungan, “Ya Rabb, saya ada di Yerusalem Palestina, sementara Daniyal Ada di Babel Babilonia, sekarang Irak.” Allah kemudian berfirman, “Lakukanlah yang Aku perintahkan, akan Kukirimkan sesuatu yang membawamu ke sana.” Benarlah, sesuatu entah apa itu, tak disebutkan dalam kisah, membawa dengan cepat tubuh Nabi Yeremia dari Yerusalem ke Babilonia. Membawa beragam makanan, Nabi Yeremia pun menyapa dari atas lubang. Betapa terkejutnya Nabi Daniyal melihat sosok nabi lain di atas lubang. “Siapakah itu?” tanya Nabi Daniyal. “Saya Yeremia. Tuhan mengutusku kepadamu,” jawabnya seraya memberikan makanan dan minuman kepada Daniyal. Keduanya pun bercakap dan tak henti mengagungkan kuasa-Nya. Nabi Daniyal pun mengungkapkan rasa syukur yang tak terkira atas dua keajaiban yang ia terima. “Segala puji bagi Allah yang tak pernah melupakan hamba-hamba-Nya, Dia menghalau bahaya setelah kesulitan, mengganti kesabaran dengan keselamatan, melapangkan saat kesusahan dan memberikan harapan saat putus asa.” Demikianlah kisah Nabi Daniyal, nabi yang namanya disebut dalam Al Kitab. Meski Al-Qur’an tak menyebut nama beliau, para shahabat Rasulullah pernah menemukan naskah suci bersama dengan jasad sang nabi. Baca Juga Kisah Nabi Syamil, Nabi Bijak Penyelamat Bani Israil Penemuan itu terjadi di masa kekhalifahan Umar bin Khaththab. Shahabat Abu Musa Al Asy’ari lah yang menemukan naskah, jenazah beserta barang-barang lain milik Nabi Daniyal. Naskah suci itu diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab oleh Abu Khalid bin Dinar. Setelah itu, naskah tersebut diserahkan kepada Khalifah Umar. Barang lain yang ditemukan yakni cincin berukiran gambar dua ekor singa. Cincin ini disebut-sebut sebagai pengingat Nabi Daniyal atas pertolongan Allah kepadanya. Adapun jasad Nabi Daniyal dimakamkan secara rahasia. Hal ini diperintahkan Umar agar manusia tak menjadikan makamnya sebagai sesembahan dan sumber kesyirikan. Kepada Abu Musa Al Asy’ari, Umar memerintahkan, “Sesungguhnya jasad ini adalah nabi di antara para nabi. Api tidak akan membakar jasad para Nabi dan bumi tidak akan merusaknya. Karena itu, hendaklah kau dan seorang sahabatmu menguburkannya di tempat yang tidak ada seorang pun yang mengetahuinya kecuali kalian berdua.” Hingga kini, makam Nabi Daniyal masih menjadi rahasia. Shahabat tak pernah mengungkapkan lokasinya kepada siapa pun. Meski demikian, saat ini cukup banyak negara yang mengklaim memiliki situs makam Nabi Daniyal. Bahkan ada enam kota yang mengakui menyimpan tubuh sang nabi. Allahu a'lam bisshawab.
Suatu saat, Raja Nebukadnezar[1] datang ke Baitul Maqdis dari negeri Syam. Dia membunuh orang-orang Bani Israil dan merebut secara paksa kota Baitul Maqdis serta menawan banyak orang dari mereka. Di antara mereka yang ditawan adalah Nabi DanialSebelumnya, Raja ini didatangi oleh para ahli nujum peramal dan orang-orang cendekia saat itu. Mereka mengatakan kepadanya, “pada malam ini dan ini, akan dilahirkan seorang bayi yang nantinya akan menghinakan dan menghancurkan kerajaanmu.”Maka Raja itu bersumpah, “Demi Allah, tak ada seorang bayi pun yang lahir pada malam itu kecuali akan aku bunuh.” Maka mereka membunuh semua bayi yang lahir kecuali Danial; mereka membawa dan membuangnya ke hutan yang terdapat singa di dalamnya. Maka ada singa jantan dan singa betina yang mendekatinya, dan keduanya hanya menjilati Danial dan tidak datanglah ibu Danial, dan dia mendapatkan dua singa itu sedang menjilatinya, lalu Allah pun menyelamatkannya. Para cendekiawan daerah itu berkata, “Maka Danial mengukir pada batu cincinnya gambar dirinya beserta dua singa itu yang sedang menjilatinya, agar dia tidak lupa akan nikmat Allah yang telah diberikan kepadanya itu.” Diriwayatkan oleh Ibnu Abi ad-Dunya dengan sanad hasan.Dalam redaksi riwayat lain disebutkanJauh setelah Nabi Musa meninggal dunia, ada seorang nabi pada masa Bani Israil yang dipanggil Danial alaihissalam. Dia didustakan oleh kaumnya, bahkan akhirnya dia diciduk oleh raja yang berkuasa saat itu dan dilemparkan ke hadapan beberapa ekor singa yang sengaja dibuat lapar di dalam sebuah Allah ta’ala melihat bagusnya tawakalnya dan kesabarannya demi menuntut sesuatu yang ada di sisiNya, maka Allah mencegah mulut-mulut singa itu untuk memangsanya bahkan sampai Danial berdiri dengan kedua kakinya di atas kepala singa-singa yang sudah tunduk dan tidak lagi membahayakan itu. Kemudian Allah ta’ala mengirim Irmiya dari Syam sehingga Danial dapat terbebas dari kesulitan ini dan menumpas orang yang ingin membinasakan Abdullah bin Abi al-Hudail, dia berkata, “Nebukadnezar telah melatih dua singa untuk berburu dan meletakkannya di dalam sebuah sumur. Kemudian dia menggiring Danial dan melemparkannya pada binatang tersebut. Tetapi kedua singa itu tidak menerkamnya. Maka Danial tinggal di dalam sumur dalam jangka waktu yang dikehendaki Allah. Lalu dia ingin makan clan minum sebagaimana manusia lainnya. Maka Allah ta’ala memerintahkan melalui wahyu kepada Irmiya[3] yang saat itu berada di Syam, untuk menyediakan makanan dan minuman untuk Danial. Maka dia berkata, Ya Rabbi, aku sekarang berada di tanah suci Baitul Maqdis, sementara Danial berada di kota Babilonia di tanah Irak.’ Lalu Allah mewahyukan lagi kepadanya, Siapkanlah apa yang telah Aku perintahkan kepadamu; karena Aku akan kirim utusan yang akan membawamu ke sana beserta apa yang kau persiapkan.’ Akhirnya Yeremia pun melaksanakan perintah tersebut dan Allah mengirim utusan yang membawanya serta makanan yang dipersiapkannya, hingga dia sampai di depan mulut sumur tersebut. Lalu Danial berkata, Siapa ini?’Yeremia menjawab, Aku Irmiya.’Danial berkata, Kenapa kau datang kemari?’Irmiya menjawab, Aku diutus oleh Tuhanmu untuk menemuimu.’Danial berkata, “Apakah Dia menyebut namaku?” Irmiya menjawab, Ya.’Danial berkata, Segala puji bagi Allah yang tidak melupakan orang yang mengingatNya. Segala puji bagi Allah yang tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepadaNya. Segala puji bagi Allah yang barangsiapa bertawakal kepadaNya, niscaya Dia akan memberi kecukupan kepadanya. Segala puji bagi Allah yang barangsiapa menaruh kepercayaan penuh kepadaNya, niscaya tidak akan Dia pasrahkan urusannya pada yang lain. Segala puji bagi Allah yang telah membalas kebaikan dengan kebaikan dan membalas keburukan dengan ampunan. Segala puji bagi Allah yang telah membalas kesabaran dengan keselamatan. Segala puji bagi Allah yang telah menyingkap kesulitan kita setelah ditimpa musibah. Segala puji bagi Allah, Dia-lah yang kami percayai, ketika kami berprasangka buruk atas amalan-amalan kami. Segala puji bagi Allah, Dia-lah harapan kami, ketika semua cara tertutup di hadapan kami.”Foot Note[1] Nebukadnezar 604-561 SM, Raja Babilonia, dia menyerang Mesir, menaklukkan kota Yerussalem al-Quds, dan membakarnya, serta menampung keluarga Judas di Babilonia al-Munjid.Sumber
kisah nabi danial alaihissalam